17 Januari 2011

KETUM PB LEMKARI 2011-2016

Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso, terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum PB Lemkari periode 2011-2016 dalam kongres di Denpasar, Senin. Politisi dari Partai Golkar itu menggantikan Anton Lesiangi, setelah pesaing kuatnya Yudhy Chrisnandi mengundurkan diri dalam kongres yang berlangsung di GOR Lila Bhuwana itu.

Selain Yudhy, kandidat yang sempat muncul dalam kongres yang diikuti 30 Pengprov dari 33 Pengprov Lemkari se-Indonesia itu adalah Idrus Marham yang juga Sekjen DPP Partai Golkar.

Meskipun demikian, peserta kongres menghendaki Yudhy Chrisnandi menjadi ketua harian mendampingi Priyo. Pada kepengurusan sebelumnya, Yudhy menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi PB Lemkari.

Prediksi Priyo bakal terpilih sebagai Ketua Lemkari sudah terlihat sejak awal, seperti disampaikan Sekretaris Panitia Kegiatan Kejurnas Lemkari Gede Mahasudi yang juga pengurus Lemkari Bali. "Dari kandidat yang muncul, nama Priyo paling berpeluang besar menggantikan Anton Lesiangi. Bahkan Pengprov Lemkari Bali, sudah sejak awal mengusung Priyo," kata dia.

Ia menilai bahwa Priyo memiliki komitmen untuk membesarkan perguruan Lemkari ke depan. Selain itu, dia dinilai bisa diharapkan mampu mendukung organisasi itu dari segi pendanaan, sehingga tidak heran jika peserta kongres akhirnya memilih Priyo secara aklamasi. Priyo mengatakan, dirinya segera melakukan inventarisasi langsung terhadap semua karateka yang bernaung di bawah Lemkari.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/olahraga/olahraga-lain/11/01/10/157731-priyo-budi-santoso-terpilih-pimpin-lemkari

06 Desember 2010

Pertandingan Persahabatan

Dalam rangka mempersiapkan Kejurnas Lemkari Bali serta membina persaudaraan antar Pengcab Lemkari di Bali, pada Hari Minggu (12 Desember 2010) nanti Tim Lemkari Gianyar akan mengadakan Uji Tanding Persahabatan dengan Tim Lemkari Denpasar.

Acara ini akan diselenggarakan di Dojo Jl. Tulip Denpasar pukul 15.00 WITA.

07 November 2010

Resep Sang Atlet Juara

Jika sudah memutuskan untuk menjadi seorang atlet, maka totalitas dan profesionalitas wajib dipenuhi, dan tidak boleh ditawar. Di bawah ini ada sedikit tips menjadi atlet professional:


  1. Wajib latihan rutin baik di tempat latihan atau di rumah. Tidak ada istilah “malas”, harus terus berlatih dan berlatih, ingat bahwa di atas langit masih ada langit, jadi jangan pernah berpuas diri.
  2. Pandai membagi waktu. Karena jadwal latihan yang padat, maka kita harus pandai dalam membagi waktu antara latihan, studi, refreshing, keluarga, dll. Jangan sampai salah satu terabaikan.
  3. Disiplin. Disiplin dalam mengatur pola makan dan gaya hidup sehari-hari. Tidur malam jangan sampai lebih dari jam 10 malam, agar kondisi fisik tetap terjaga, tidak merokok, dan minum minuman keras.
  4. Menjaga pergaulan. Pergaulan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik, pengaruh pergaulan yang buruk dapat menular pada kita, jadi selektiflah dalam memilih teman. Bukan berarti kita menjauhi, sekadar “say hello” saja sudah cukup.
  5. Rendah hati. Jangan malu untuk bertanya pada siapapun, jangan gengsi untuk bertanya. Ciri-ciri orang yang rendah hati, salah satunya adalah memiliki keinginan untuk terus belajar. Dan jangan ragu untuk meminta saran dari orang lain mengenai kemampuan kita.
  6. Pantang menyerah. Kegagalan bukan suatu akhir dari perjuangan, kegagalan merupakan batu loncatan untuk kita untuk menjadi semakin lebih baik lagi. Tiap pertandingan ada yang menang dan ada pula yang kalah, tidak mungkin semuanya naik podium kan? Kalah menang adalah hal yang wajar. Yang terpenting adalah kita harus maksimal dan sudah berusaha mengalahkan diri sendiri terlebih dahulu.
  7. Berdoa dan beribadah. Poin yang satu ini wajib dilakukan sebelum kita melakukan poin 1 di atas. Tuhan lah yang mengatur hasil usaha kita, baik itu berhasil atau gagal, itu semata-mata demi kebaikan kita. Mendekatkan diri pada Tuhan, mampu melawan rasa cemas dan takut kita, tidak ada atlet jagoan tanpa campur tangan Tuhan, beribadah dan berdoa menunjukkan bahwa kita rendah hati dan membutuhkan pertolongan dari Tuhan.
Kejuaraan semakin mendekat, maka segeralah mempersiapkan segalanya, mental dan fisik, "Tetap Semangat & Be Winner".

11 Oktober 2010

Gianyar Training Centre

Segala persiapan telah dilakukan oleh Lemkari Pengcab Gianyar guna menyongsong Ngurah Rai Cup 2010 pada Medio Desember nanti. Bahkan Tim Inti Lemkari Gianyar telah berhasil diseleksi dan ditetapkan.
Kini berbagai kegiatan untuk meningkatkan mental, fisik dan teknik para atlet Karateka Lemkari Gianyar tengah di 'Godog' di Kawah Candradimuka-nya Training Centre Lemkari Pengcab Gianyar, inilah sosok dan aktifitas mereka:

02 Oktober 2010

Juara Umum 2nd Indonesia Open

Akhirnya Indonesia menjadi juara umum Kejuaraan Karate Indonesia Terbuka ke-2 yang berlangsung di GOR Lila Bhuana Denpasar, pada Hari Sabtu tanggal 24-25 September 2010, dengan mengumpulkan: 9 emas, 12 perak dan 18 perunggu.

Kesuksesan tim karate Indonesia di ajang pertandingan karate internasional itu sudah diperkirakan setelah beberapa negara kuat karate seperti Jepang, Korsel, Iran dan Uzbekistan absen dalam kompetisi yang didukung oleh bank BRI ini.

Sementara itu Malaysia berada di posisi kedua dengan mengumpulkan 5 emas, 6 perak dan 2 perunggu, unggul tipis atas posisi ketiga Vietnam yang mengumpulkan 5 emas, 1 perak dan 7 perunggu.

Pada kejuaraan karate ini, Indonesia menurunkan dua timnya yang terbagi dalam tim A yang berisikan para atlet pelatnas Asian Games 2010 dan tim B beranggotakan atlet pelatnas SEA Games 2011.

Kejuaraan Karate Indonesia Terbuka di Bali ini sebelumnya dijadwalkan berlangsung selama 3 hari, namun karena sedikitnya peserta yaitu 7 negara, maka panitia memadatkan pertandingan hingga hanya berlangsung 2 hari saja.

"Ini menjadi ajang uji coba terakhir bagi atlet pelatnas Asian Games, meskipun masih ada event lainnya yaitu Austria Open yang berlangsung sebelum berlangsungnya Asian Games di China nanti," kata Ketua Umum PB Forki Hendardji Soepandji.

Hari pertama kejuaraan, Indonesia meraih 3 emas dari nomor Kata Perorangan Putra atas nama Faisal Zainuddin, kemudian di Kumite Perorangan Putri -68 kg atas nama Yolanda Asmuruf dan di Kumite Perorangan Putra +84 kg atas nama Umar Syarief.

Menyusul hari kedua, Sabtu, Indonesia menambah 6 emas dari Kata beregu putra, Yulizar Usia Motuty di kelas Kumite perorangan putra -67kg, Donny Dharmawan di Kumite perorangan putra -60kg, Yelovin Prasetyo di Kumite perorangan putra -55kg, Umar Syarief di kelas bebas Kumite perorangan putra, dan terakhir dari kelas bebas Kumite beregu putra sehingga memastikan juara umum.

"Kemenangan ini cukup membanggakan bangsa dan negara, tapi perjuangan masih belum selesai. Kami harus bisa membuktikan ini sebagai langkah bagus dengan mampu meraih medali emas di Asian Games nanti," kata Hendardji Soepandji.(*)

Sumber: www.pbforki.org ;antara.com